Home » » Sesuaikan Jenis Bahan Bakar dengan Mesin Kendaraan Anda

Sesuaikan Jenis Bahan Bakar dengan Mesin Kendaraan Anda

Written By Anto TRD on Jumat, 25 Oktober 2013 | 00.34

Dulu saya pernah posting Cara Menenukan Jenis Bahan Bakar Untuk Kendaraan Anda,  kebetulan saya menemukan artikel yang serupa di http://www.motorplus-online.com. Mudah-mudahan menambah wawasan kita, jangan asal pakai BBM dengan harga murah tapi akhirnya bisa merugikan kita. Silahkan di baca artikelnya: 

Soal rasio kompresi terhadap oktan bahan bakar sudah sering dibahas. Tapi, pengaruhnya terhadap mesin, mungkin masih banyak yang belum tau. Ironisnya, banyak konsumen saat beli motor gak tau itu motor rasio kompresinya berapa dan cocok pakai bensin apa? Pokoknya, asal isi bahan bakar bersubsidi motor bisa jalan, itu wiss dianggap cukup.

“Teknologi kendaraan sekarang ini, baik mobil atau motor terus berkembang. Ada sebagian yang kalau diisi bensin bersubsidi (Premium), akan membuat performanya kurang maksimal. Bahkan bisa bikin mesin cepat rusak,” terang Waljiyanto, Commercial Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina (Persero). Makanya pabrikan motor, tak jarang menganjurkan konsumennya untuk menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan. Tapi, masih banyak konsumen yang enggak mudeng.

Ambil contoh Yamaha V-ixion yang punya rasio kompresi 10,4 : 1. Em-Plus jadi ingat ucapan M. Abidin, GM Service & Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Ia kerap wanti-wanti kalau motor ini semestinya pakai BBM minimal beroktan RON 92. Kalau pakai yang di bawah itu, resikonya akan muncul detonasi yang bisa membuat mesin gampang panas (overheat) dan performanya drop. Lama-lama akan bisa bikin mesin cepat rusak. Seperti yang pernah dialami Puguh Nuryanto, mekani Overtune di Cimanggis, Depok, Jawa Barat di motor balap bikinannya. “Bukan cuma mesin cepat overheat, tapi bisa jebol. Bahkan ruang bakar bolong-bolong,” ujar Puguh sambil memperlihatkan sebuah head cylinder motor 2-Tak beberapa waktu lalu ke motorplus-online.com.

Hal itu dibenarkan oleh Waljiyanto. “Memang dari segi harga, Premium lebih murah (karena masih disubsidi). Tapi, jika digunakan pada mesin yang punya rasio kompresi tinggi, akan timbul kerusakan pada mesin. Nantinya dari segi perawatan jatuhnya bisa lebih mahal,” katanya. Ia pun lantas menjabarkan sebuah tabel kebutuhan BBM berdasarkan rasio kompresi mesin. Untuk mesin rasio kompresi 9 : 1 saja minimal butuh bahan bakar beroktan 89, maksimal sampai RON 96. Sementara yang berasio 10 : 1, minimal pakai RON 92 dan maksimal RON 100. Untuk RON 100, Pertamina kata Waljiyanto sudah punya Pertamax Racing. Tapi, baru dijual dalam bentuk kemasan isi 20 liter seharga Rp 1,2 juta, dan baru ada di SPBU tertentu. “Sementara untuk Pertamax dan Pertamax Plus, buat di daerah seperti di Sumatera, Kalimantan dan sebagai, kami sediakan juga dalam bentuk kemasan,” paparnya.
Bagikan Artikel Ini :

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan kirim komentar dengan bijak, tidak mengandung unsur SARA dan SPAM, komen akan di MODERASI terlebih dahulu

IconIconIconIconFollow Me on Pinterest
 
Support : Nomorcantikmu.com | Blog Motekar | Dayeuhluhur Page
Copyright © 2013. Dayeuhluhur Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger